Mar 12, 2020

Senka Perfect Whip Busanya Melimpah!



Facial foam seperti apa sih yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan kulit kalian?
Jujur kalau gue pasti yang foamnya lembut dan tanpa scrub. Bukan apa-apa kulit gue ini oily dan cenderung berjerawat.

Jadi kalau bersihin muka pastilah gue sangat menghindari kandungan foam yang gak ada scrubnya, karena kasar aja gitu ke kulit, takut juga kalau malah jadi iritasi huhu, lama lagi nanti dong buat recoverynya.

Pertemuan gue sama Perfect Whip Senka malah ketidak sengajaan karena gak bawa sabun cuci muka saat staycation! Jadilah gue minjem, eh minta deng facial foamnya si Oky! Pas gue cobain lah kok busanya melimpah ya? dan lembut banget di kulit!

Tapi kalau untuk sabun cuci muka wajah, gue agak tricky sih memang, karena pasti akan gue pake untuk long term! Makanya sebelum memutuskan untuk beli perfect whip dengan ukuran besar, gue masih mau nyoba lagi untuk beberapa waktu dulu dengan pake travel kitnya yang 20ml, lumayan imut-imut dan ringkas masuk pouch makeup!

Ternyata alhamdulilahnya cocok! maka setelah itu gue yakin dan memantapkan diri untuk beli dengan ukuran yang lebih besar, eh iya ternyata ada beberapa varian dari perfect whip yang bisa disesuaikan dengan jenis kulit kamu loh :

-Clean & Nourished Skin (moist)
-Fair & Radiant Skin (white)
- Matte Skin for Longer (Anti Oily/Matte)
-Deep Cleanse & Brighten Skin (white clay)

Dan yang gue baru tahu kalau senka punya inovasi micro dense foam yang gak dimiliki facial foam lainnya! Diperkaya dengan double hyaluronic acid dan teknologi aqua in pool yang mampu menjaga kelembaban kulit setelah mencuc i muka. Mungkin ini juga kayanya yang bikin senka jadi Facial Foam No. 1 dari Jepang selama 11 tahun berturut-turut.


Sementara untuk kulit kering yang setipe dengan teman gue Ezha, kalian bisa pakai perfect whip yang white! Sepemakaiannya setelah tiga bulan, kulitnya jadi lebh cerah, dan meski cuma pakai sedikit aja busanya juga udah melimpah.


Selain pake Perfect whip, gue juga mulai melakukan double cleansing pake all clear oil dari senka, meski gak tiap hari karena gue pakai cuma setelah gue pakai makeup aja. All clear oil ini diformulasikan dengan rice bran oil dan mengandung anti oksidan 10 kali dari vitamin E, yang mampu menghaluskan dan menjaga elasatisitas kulit.

Jadi pertama-tama tuang sedikit cleanser oilnya, aplikasikan ke wajah secara merata secara perlahan, atau kalau mau lebih praktis tuang aja clear oilnya ke kapas juga bisa terus langsung usap ke wajah sampai sisa-sisa makeup terangkat. Baru kemudian dilanjutkan dengan cuci muka pakai Percet whip yang Fresh.

Produk senka ini juga udah bisa kalian dapatkan di drugs store, kaya Watson atau guardian. Tapi kalau mau beli via online store bisa lewat Shopee, Tokopedia, Lazada, dan juga di Sociolla. Inget juga ya pilih perfect whipnya sesuai dengan kebutuhan dan jenis kulit kamu biar hasilnya bisa maksimal. Produknya juga bisa dipake buat cowok juga yah! Lah wong gue tahu produk ini juga dari si Oky hehe!

Nih kebetulan ada teman gue yang lain, sharing juga setelah nyoba senka!



Kalau hasil yang gue dapat sih, jadi lebih selow kalo mesti bare face! Soalnya kulitnya udah lembab gitu muahahah!

Mar 3, 2020

KPLP Si Bodyguard Laut!


Transportasi apa yang sering teman-teman gunakan ketika traveling? darat? laut atau udara nih??

Kalau gue sih karena anaknya takut ketinggian, udah pasti lebih menggunakan transportasi darat ya, baik itu bis atau kereta. Apalagi kalau selama perjalanan gue bisa betah banget ngeliatin pemandangan yang gue lewati.

Sementara untuk transportasi udara, bisa dibilang jarang gue gunakan, yah dalam setahun masih bisa dihitung dengan jari, kalau transportasi laut malah ini lebih langka lagi, paling gue naik perahu kalau mau mengunjungi pulau-pulau kecil di sekitaran laut Jakarta aja. Masih ingat gue terakhir menyebrang pulau sekitar 2 tahun lalu buat liburan ke pulau Tidung.


Jembatan Cinta-Pulau Tidung
Makanya gue tuh buta banget gimana standar keselamatan kalau naik kapal laut dan pengamannya oleh petugas-petugas terkait, sampai akhirnya dapat kesempatan untuk belajar dan bahkan diajak berlayar langsung ke sekitaran pulau seribu sama KPLP (KESATUAN PENJAGAAN LAUT DAN PANTAI).


Udah pada kenal belum sama KPLP? Kalau belum yuk kita kenalan dulu biar lebih akrab!

Feb 11, 2020

Obat Penawar Rindu


Orang-orang terdekat bilang, kalau gue ini adalah si mahluk act of service! Dalam menunjukkan kasih sayang ke mereka. Bisa gue pahami ini karena untuk mengutarakannya secara verbal gue mengalami kesulitan -gengsi- aries can relate!!
Sementara secara pribadi gue tuh suka dan butuh dengan bahasa cinta yang namanya 'quality time' mulai dari hal receh sampe deep talk just two of us.

Makanya si Pira anaknya tuh sebenernya gampang kangen gitu, cuma karena emang dasarnya gengsian dan selalu denial pada saat masa-masa kangen datang, ujung-ujungnya ya paling cranky sendiri, gimana enggak wong lagi kangen malah dipendem sendiri terus berharap yang dikangenin tiba-tiba tau, tidak sesederhana itu Pira! Kalau liat kasusnya begini sih kayanya gue butuh partner yang talkaktif dan kooperatif juga. Ini baru perkara kangen nih, belum ke hal yang lebih kompleks!

Untuk menutupi rasa gengsi biasanya gue juga suka tuh ngirimin hadiah ke temen-temen gue, makanya jangan  sesumbar bilang pengen sesuatu di depan gue atau taanggung resikonya barang itu akan mendarat di rumah kalian dalam beberapa hari kemudian.

Jan 1, 2020

BTS (Bitter To Sweeter)


Dari semua wahana yang ada di Dufan, ada satu wahana yang paling gue hindari untuk gak mencobanya dari sejak pertama kali gue menginjakkan kaki di Dufan! Saking takutnya teman-teman yang pergi ke Dufan sama gue, sampai ngasih shocked therapy  untuk nyobain wahana alap-alap, versi cemen dari Halilintar, dengan harapan suatu saat gue akan berani untuk naik Halilintar beneran. 

“Buat opening, kita naik halilintar dulu ya?!” Ajak Tysna, lelaki berlesung pipi itu.

Mendengar nama wahananya gue seperti terbakar, dari sekian banyak wahana kenapa mesti main halilintar duluan? Ini mah bukan mainan, tapi menyiksa gue secara perlahan!

Sumpah deh, bolak-balik naik Tornado atau naik kicir-kicir (Power Surge) gue sama sekali gak ada masalah! Naik kora-kora hayuuk ajah! tapi Halilintar…tunggu dulu!

Nicholas yang bersama kami saat itu berusaha nenangin gue, kami bertiga kebetulan menunggu di jalur Fast Track, kebayang dong betapa pucetnya gue karena yang ada di jalur itu cuma kami.

Dec 8, 2019

Itinerary Umroh City Tour Madinah



Setibanya di Madinah 13 September 2019 pukul 3 dini hari, seperti yang sudah gue ceritakan sebelumnya, rutinitasnya memang gue isi dengan bolak-balik raudhah. Sampai askar yang bertugas di pintu tersebut kayanya sampai hapal banget sama gue. Gara-gara gue selalu masuk masjid Nabawi lewat pintu yang sama yakni pintu 25.

Pernah di pagi hari saat mau sholat dhuha langkah gue terhenti, ketika askar memeriksa isi tas gue dan menemukan makanan kucing, udah deg-degan aja gue! karena si mbak askar ini kemudian malah manggil rekannya.


Dalam hati udah ketar-ketir  “aduh kelarlah gue ini, bakal di blacklist gara-gara bawa makanan kucing ke dalam masjid!”

Di Depan Gate 1 Masjid Nabawi, dekat dengan pintu masuk raudah untuk laki-laki
Kemudian Mbak askar yang megang bungkusan makanan kucing mendekati gue,
“Is this from Madina?”sambil nunjuk bungkusan makanan kucing itu.




Nov 14, 2019

Badan POM Rayakan Hari Pangan Sedunia


Pernahkah teman-teman mendapati makanan atau minuman kemasan yang dibeli telah melewati masa kadaluarsa??

Beberapa kali Pira pernah! Salah gue juga sih yang gak ngecek tanggal kadaluarsa di bungkus yang tertera dan berujung dengan diare hehe, dan ternyata sebelum membeli produk kemasan agar terhindar dari hal-hal yang merugikan kesehatan ada triknya loh seperti yang dianjurkan oleh BPOM (Badan Pengawan Obat dan Makanan) dengan cara KLIK!

-Cek Kemasan
-Label
-Izin Edar
-Kadaluarsa

Jika menemukan berita-berita terkait produk makanan berbahaya yang belum jelas kebenarannya, masyarakat juga dapat langsung menghubungi Badan POM melalui Halo BPOM 1500533 atau berbagai platform media sosial official Badan POM.

Nov 3, 2019

Apa Manfaat Bijak Berplastik?



Siapa yang kalau ke pantai betah berlama-lama duduk termangu diantara hamparan pasir dan gulungan ombak? Rasanya tuh damai aja gitu, apalagi kalau pantainya masih bersih dan terjaga banget, kadang kalau beruntung kita bisa disapa sama penyu atau kelomang.

Tapi kalau pantainya tecemar? Yah boro-boro ada hewan laut yang mendekat, yang ada hewanya mati terjerat sama sampah rumah tangga yang berakhir di laut. Udah gak bisa lagi kita pura-pura untuk gak peduli sama keadaan ini, karena kalau kita masih terus apatis, generasi di depan kita paling cuma bisa nangis, karena kecewa sama pendahulunya yang kurang bijak dalam mengelola lingkungan.

Ini Keramba di Pulau Tidung yang Sempat gue kunjungi beberapa waktu lalu
Kita memang gak akan bisa meminta semua orang untuk sepaham, tapi pasti masih ada  cara untuk setidaknya meminimalisasi masalah sampah yang mencemari laut. Kita mulai dari hal yang kecil dulu yuk!

Oct 25, 2019

Mengejar Raudhah di Madinah 2019


Tiba di Madinah jumat 13 September 2019 sekitar 3 dini hari, setelah menempuh perjalan selama 8 Jam dari Bandara King Abdul Aziz-Jeddah menuju Madinah dengan bus. Sekilas tadi muttowif sempat ngasih info masjid Bir Ali, masjid yang akan kami jadikan miqat (niat) untuk umroh pertama, jaraknya sekiar 15 menit dari Hotel kami, hotel Taiba Al Salihiyah. Oh iya buat yang mau baca tulisan sebelumnya bisa cek di postingan Perjalanan Umroh 2019
 
Karena mepet banget sama waktu sholat subuh, kami (Gue dan roommate Titi, Mbak Ana dan Kak Sally) langsung ancer-ancer ngambil wudhu dan sholat sunnah sambil nunggu masuk waktu Subuh di Masjid Nabawi.

Alhamdulilah beruntungnya, ternyata hotel gue itu sejajar lurus banget sama gate 26 Masjid Nabawi dan cuma beberapa ratus meter, nah dari situ gue tinggal maju dikit ke gate 25 pintu masuk khusus untuk cewek.



Gue menginap di Hotel Taiba Al Salihiyah selama di Madinah

Karena kita datang juga udah mepet, udah pastilah gak bakal dapat shaf di depan, jadi ada dua banjar shaf gitu, sisanya di tengah buat jalan, namun karena kita gak mau di belakang, kita isi shaf depan yang harusnya merupakan space buat jalan, tapi malah diikuti sama Jemaah lain muehehe.

Ada satu hal yang baru gue tahu, bahwa setelah sholat wajib di masjid Nabawi (di Masjidil Haram juga sama) ada shalat jenazah! Awalnya gue juga bingung “lah ini sholat apaan lagi? Kaga ada ruku sama sujudnya, tau-tau udah salam aja!” oh ternyata shalat jenazah. Jadi buat teman-teman yang akan sholat di Nabawi atau Masjidil Haram jangan sampai bloon kaya Pira yak! Kan udah Pira kasih tahu, pahalanya juga bisa sebesar gunung uhud.

Oct 14, 2019

Dukung Indonesian Ocean Pride Jaga Biota Laut



Teman-teman sudah mulai diet plastik belum? Atau setidaknya yuk mulai bawa kantong belanja dan bawa tumbler sendiri ketika pergi keluar, kenapa emangnya Pir? Kan repot tau!
 
Gak apa-apa kok repot sedikit! Asalkan langkah kecil yang kita lakukan sudah merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khsusnya untuk biota laut. Pasti deh kalian pernah melihat kura-kura yang tersedak plastik atau ring dari tutup botol! belum lagi sampah-sampah plastik rumah tangga yang berakhir di lautan. Inget keanekaragaman hayati yang bisa kita nikmati hari ini bukanlah warisan  dari generasi terdahulu, melainkan titipan anak-cucu kita dari masa depan.

Nah memperingati hari hewan sedunia, yang jatuh setiap tanggal 4 Oktober, Sorak Gemilang Entertainment (SGE Live) berkolaborasi dengan Yayasan Indonesian Ocean Pride (IOP) mengedukasi masyarakat Indonesia untuk menjaga keberlangsungan hidup binatang-binatang laut dari ancaman kepunahan. Edukasi ini dilakukan melalui kegiatan eksplorasi dan kolaborasi seni digital di ‘teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives’, serta penghimpunan donasi bagi IOP melalui penjualan tanda mata bergambar ikan laut karya Hamish Daud, Pendiri IOP seharga Rp. 199.000,- yang akan berlangsung dari 11 Oktober hingga 11 November 2019.
Hamish Daud, Pendiri Yayasan IOP

Oct 13, 2019

Bagaimana Menjadi Influencer?

Gak terasa Indonesia Knowledge Forum (IKF) sudah masuk tahun kedelapan! Acara yang di gelar di Ritz Carton Pasific Place 8-9 Oktober 2019, juga menghadirkan banyak narasumber yang expert di bidangnya, terlebih lagi mereka masih sangat muda.

Gue sendiri berkesempatan untuk nyoba ikut seminar dengan pembicara Giring Ganesha, meski telat masuk hehe, terus iseng-iseng ternyata ada Radityadika juga di sesi selanjutnya, maka gue duduk anteng nyimak perbincangannya.

Tips Raditya Dika Menjadi Influencer

Langkah awal untuk menjadi influencer adalah melihatdiri kita sebagai media. Media seperti apa yang ingin dibangun. Misal ada anak-anak muda yang suka dengan traveling jadi keseruan traveling yang dibagikan di platom social medianya, mulai dari keseruan perjalannya, cara pergi ke lokasi yang satu ke yang lainnya, sehingga iklan yang masuk adalah iklan dari travel agent.

Jadi saat memulai untuk menjadi influencer maupun youtuber sekalipun yang harus dipersiapkan adalah niche spesifik (konsep) yang akan diberikan kepada audience!
Jika berbicara dengan konten dalam hal konteks capital (tidak melulu berbicara tentang uang) namun modal hidup kita pun adalah berasal dari keresahan.