May 25, 2019

Trik Umroh Untuk Millenial


Sudah sekitar satu tahun gue nabung dan puasa untuk gak traveling terlalu sering, demi satu impian yang udah lama banget gue tulis di dream book! Ibadah umroh! Iya-iya sadar banget kalau ibadah gue selama ini juga belum sepenuhnya benar apalagi mendekati sempurna! Tapi apakah umroh hanya milik sang ahli ibadah saja? Sementara butiran nyam-nyam kaya gue gak berhak untuk bertandang dan bersujud sama Rabbnya?! Tunggu….bukankah gue juga masih memiliki kesempatan yang sama seperti mereka?!

Sempat pula gue nitip doa sama salah seorang teman yang belum lama ini beribadah umroh, wah kesempatan ini gak gue lepas begitu aja dong! Berbekal updetan di facebooknya, buru-buru langsung gue chat dia di Wassap!


Beruntungnya gue masih sempat nitip doa.

Gak bisa dipungkiri selain materi dan mental memang butuh banyak persiapan ketika memutuskan untuk beribadah umroh. Salah satunya memilih travel agent yang terpercaya dan juga terdaftar. Biaya minimum juga patut diperhatikan, seperti yang diungkapkan Manager Angkat Koper, Muhammad Dzulfahmi, “Biaya yang dibutuhkan untuk umrah dimulai dari harga Rp. 23, 5 juta, sedangkan untuk perjalanan haji dimulai dari kisaran harga 45 Juta,” ungkapnya disela-sela menunggu berbuka puasa, bersama rekan-rekan media dan blogger, di Jakarta 21 Mei 2019.

Cara Miliennial agar segera Umroh!


Udah pasti dong ini balik lagi pada perencanaan keuangan pada diri kita masing-masing! Kalau mau cepat bisa berangkat ya nabungnya mesti lebih giat lagi.
Anie Puspitasari, Chief  Marketing Officer Narada Asset Management menyampaikan, “Beberapa hal penting yang harus diperhatikan salah satunya adalah komitmen untuk menyisihkan dana baik melalui tabuangn ataupun investasi.”

Kemudian perhatikan juga pos-pos pengeluaran yang tidak penting sebaiknya dihindari. Memlilih instrument inverstasi yang sesuai dengan profil resiko, jangka waktu dan kemampuan finansial. Salah satu produk yang memberikan menfaat relative lebih besar dibandingkan jenis investasi lainnya seperti menabung adalah investasi reksadana.


Investasi reksadana dikelola oleh menajer invesatasi dan bisa dimulai dengan nominal yang sangat terjangkau mulai dari Rp. 100.000 dengan tingkat return yang relatif tinggi berkisar antara 10%-20% untuk reksadana saham. Narada juga ingin memperkenalkan produk reksadana terbaru yang sudah disetujui oleh OJK, yakni reksadana syariah “Narada Saham Berkah Syariah” dan akan diluncurkan dengan harga perdana NAB 1000. 

Manager Angkat Koper, Muhammad Dzulfahmi (Tengah),
Anie Puspitasari, Chief  Marketing Officer Narada Asset Management (Kanan)
Nah tentu saja produk ini bisa menjadi alternatife bagi millennial yang ingin menuninaikan ibdah umrah ataupun haji. Melalui kampanye  #invesatsinbukanpunyaorangkayasaja #investasipunyasemuaorang, Narada ingin menunjukkan bahwa investasi bukan hanya untuk mereka yang berkecukupan, tapi untuk semua, termasuk para millennial.

Dengan begitu semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berinvestasi dan menikmati hasil investasi yang sama. Diharapkan tujuan edukasi ini dapat membantu para millennnal seperti gue ini dalam merencanakan investasi untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh dengan pengelolaan keuangan dengan cara yang tepat.
Seperti menemukan mata air ditengah dahaga nih, apalagi kalau teman-teman merupakan freelancer yang pendapatannya selalu berubah-ubah dan tidak memiliki nilai yang sama, kadang agak kesulitan untuk membaginya dalam pos-pos tertentu seperti pos untuk tabungan, namun dengan adanya investasi syariah yang diperkenalkan oleh Narada, semoga saja mempermudah untuk mewujudkan impian teman-teman untuk umroh, haji atau membeli rumah impian.

Tapi tentu dong, ini semua tidak bisa instan yah! Butuh proses dan komitmen agar apapun impian kamu bisa segera terwujud!

No comments:

Post a Comment

Naek ke Genteng pake baju batik

batiknya dibeli di pulo gedong

Abang Ganteng dan Mpok yang cantik

kalo udah baca jangan lupa kasih KOMEN doonk