"Kok gusi gue berdarah?" Itulah yang gue rasain
beberapa waktu belakangan ini dan setumpuk praduga juga ikut menggelayut di
kepala.
Apa iya gue harus ke dokter gigi untuk menangani gusi berdarah ini dan juga yang sempat gue rasain?
Apa iya gue harus ke dokter gigi untuk menangani gusi berdarah ini dan juga yang sempat gue rasain?
Gue sih merasa baik-baik aja, makan yg manis"? Jarang!
Sikat gigi juga rajin! bahkan di tas gue tersedia sikat dan pasta gigi travel
pack yang selalu menemani kemanpun gue pergi
Tapi kan curiga juga yah kalo setiap sikat gigi terus malah
berdarah, bersih kaga, yang ada malah makin gundah. Dengan keberanian yang
sebenernya gak berani-berani amat, untuk pertama kalinya gue mutusin untuk
pergi ke dokter gigi.
Gue pergi ke salah satu klinik yang ada di tebet, dengan
melakukan booking via wasap dan sejam sebelumnya melakukan konfirmasi
kedatangan.
Di sana gue ditangani oleh drg. Clarisha, kemudian gue
sampaikanlah keluhan gue
Baru setelah itu diminta untuk duduk di bawah kursi
pasien dan disorot dengan cahaya lampu yang seketika bikin muka gue kinclong dalam
hati gue berbisik "wah lighthingnya oke juga nih kalo buat ngevlog" Dan
tibalah saatnya drg. Clarisha melempar senyum ke gue
"Kita scalling dulu yah!"








